Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Minta Kasus Bullying Anak Jadi Perhatian Serius

WARTABANJAR.COM, TANAH BUMBU – Kasus perundungan atau bullying terhadap anak dinilai masih menjadi ancaman serius di tengah masyarakat.

Tidak sedikit korban memilih bungkam karena takut, malu, atau merasa tidak mendapat perlindungan ketika mengalami tekanan maupun kekerasan di lingkungan pergaulan.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, mengatakan persoalan bullying tidak boleh dianggap sekadar kenakalan biasa karena berdampak langsung terhadap kondisi psikologis anak.

Baca Juga Diduga Keracunan Gas, Empat Kru Kapal Meninggal di Manhole Tongkang

“Bullying dan kekerasan terhadap anak bukan persoalan sepele, tetapi ancaman nyata yang harus dicegah sejak dini karena menyangkut masa depan generasi kita,” ujarnya di Batulicin, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, bentuk kekerasan terhadap anak kini tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga berkembang melalui tekanan verbal dan sosial yang kerap luput dari perhatian lingkungan sekitar.

Mulai dari ejekan terus-menerus, pengucilan dalam pergaulan, intimidasi psikologis hingga cyberbullying disebut menjadi bentuk kekerasan yang dapat meninggalkan dampak panjang bagi korban.

Abdul Rahim menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama karena dapat memicu hilangnya rasa percaya diri anak, perubahan perilaku hingga gangguan emosional.