Enggan Disebut Jenius, IQ Anak Asal Meksiko ini Setara Einstein
WARTABANJAR.COM - Sosok David Camacho tampak seperti anak-anak pada umumnya. Meskipun IQ-nya mencapai 162, dia tidak mau menyebut dirinya sebagai anak jenius.
Padahal IQ mencapai 162 jelas jauh di atas angka 130 yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebagai batas minimal untuk mengategorikan seseorang berkemampuan tinggi atau memiliki kecerdasan luar biasa.
"Para jenius itu sudah ada di makam. Jika mereka jenius, itu karena mereka melakukan hal-hal yang luar biasa," katanya dengan rendah hati kepada BBC Mundo, Selasa (5/5/2026).
Dia mengaku tidak terlalu suka dibandingkan dengan sosok-sosok brilian lain, seperti fisikawan Stephen Hawking atau Albert Einstein, yang diperkirakan memiliki IQ sekitar 160.
Baca Juga: VIDEO – Surat Penyesalan Albert Einstein Terjual Rp2,4 Miliar di Lelang New York
"Saya berusia 10 tahun dan baru mulai. Mungkin saya akan menjadi jenius ketika berusia 70 tahun, tetapi saat sudah melakukan hal-hal luar biasa dalam hidup, bukan?" katanya sambil tersenyum lebar.
David mengatakan ada satu sosok yang benar-benar menginspirasinya, yaitu Leonardo da Vinci . Dia bahkan meminjam nama belakang sosok itu untuk media sosial: "David da Vinci".
"Guru saya di taman kanak-kanak sering bercerita tentang Leonardo da Vinci dan bagaimana dia adalah seorang polimata, seseorang yang menggabungkan sains, teknologi, rekayasa, matematika, seni, dan humaniora," kenangnya.
"Saya sangat terkesan dengan kisahnya dan kemudian saya berkata: 'Saya ingin menjadi seperti dia', untuk melakukan hal-hal besar."
Saat ini, David tampaknya tidak salah arah menuju impian itu.
Sosok David selalu tersenyum, fasih berbicara, dan dengan perkataan yang tertata rapi, dengan santai menuturkan pengalamannya menyampaikan ceramah di universitas dan kepada organisasi internasional.
Dia juga membeberkan rencananya untuk menerbitkan sebuah buku.
Yang paling berkesan baginya adalah "kesempatan luar biasa" untuk mendatangi markas NASA di Houston, dan mengikuti program pelatihan antariksa. Ke sanalah masa depannya mungkin mengarah.