Sebelum Bebas, 9 WNI Ditendang dan Disetrum Militer Israel, Aktivis GSF Kompak Pakai Keffiyeh
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Akhirnya 9 warga negara Indonesia (WNI) aktivis Global Sumut Flotilla (GSF) yang sempat ditangkap militer Israel, bebas.
Pembebasan 9 WNI itu diumumkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kamis (21/5/2026) kemarin.
Saat ini, kesembilan WNI yang berdasar foto yang dilansir di akun Instagram @menluri kompak mengenakan keffiyeh, sudah berada di Istanbul, Turki.
Sembilan orang itu mengenakan keffiyeh melingkar di pundak dan menghadap ke kamera.
Di belakang mereka terdapat bendera-bendera Turki, tempat mereka berada sekarang.
Baca Juga: 18 Mei Bilang akan Naik Haji, 21 Mei Ngaku Batal, Menkeu Purbaya: Belum Saatnya Mungkin
Keffiyeh yang biasa disebut shemagh atau hatta adalah kain penutup kepala tradisional Timur Tengah yang berbentuk persegi.
Terbuat dari katun, kain ini umumnya dipakai oleh pria untuk melindungi diri dari terik matahari dan debu.
Seperti diwartakan, kesembilan WNI itu ditangkap militer Irael saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 ke Gaza, Palestina.
Mereka ditangkap pada waktu yang berbeda dan kapal berlainan.
Hal tersebut terkuak setelah beredar pesan darurat berupa video pernyataan mereka ditangkap.
Reaksi langsung diperlihatkan pemerintah dengan menyatakan tindakan militer Israel terhadap armada Global Sumud Flotilla dan relawan yang tergabung di dalamnya adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.
Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono mengungkapkan sebelum dibebaskan, 9 WNI itu sempat mengalami aksi kekerasan yang dilakukan militer Israel.
Mereka antara lain ditendang, dipukul bahkan disetrum.
“Kami Konsul Jenderal bagian Indonesia di Istanbul alhamdulillah hari ini bersama-sama sembilan saudara kita yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat, walaupun mereka selama tiga-empat hari mengalami kekerasan fisik,” kata Darianto Harsono, dalam video yang dibagikan Menlu RI Sugiono di akun Instagram @menluri, Jumat (22/5/2026).
“Ada yang ditendang, ada yang dipukul, atau disetrum,” lanjut Darianto Harsono.
Daftar 9 WNI yang ditangkap Militer Isreal: