WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Ketua DPD KNPI Kalimantan Selatan periode 2026–2029, Andi Rustianto menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas generasi muda Banua agar lebih siap menghadapi tantangan zaman.

Memasuki awal masa kepemimpinannya, Andi Rustianto mulai melakukan koordinasi dengan seluruh pengurus KNPI kabupaten/kota serta Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kalimantan Selatan.

Langkah ini dilakukan untuk menyatukan arah program kerja dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pemuda ke depan.

Baca Juga: Membangun Polisi Tidur Tidak Sembarangan, Warga Dilarang Buat Sendiri

Baca Juga: Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet dan Tak Mudah Busuk

Andi Rustianto mengatakan, surat koordinasi telah dikirimkan kepada seluruh ketua KNPI daerah dan OKP agar masing-masing dapat menyiapkan program kerja yang nantinya dibahas dalam rapat kerja daerah (Rakerda).

"Hasil pembahasan tersebut kemudian akan disinergikan bersama pemerintah daerah agar mendapat dukungan penuh," ujar Andi Rustianto dalam program podcast "Warta Bicara" di chanel YouTube Wartabanjar, Kamis (28/5/2026)

Andi menilai pemuda Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk membawa kemajuan bagi daerah.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa perkembangan zaman menghadirkan berbagai tantangan serius, mulai dari tingginya angka pengangguran, rendahnya literasi, hingga masih kurangnya rasa percaya diri di kalangan anak muda.

Tak hanya itu, ia menyebut masih banyak pemuda yang belum memahami potensi dan jati dirinya sendiri. Karena itu, KNPI ingin menjadi wadah yang mampu merangkul seluruh pemuda tanpa memandang latar belakang.

“Kami ingin anak muda di Banua bisa saling berkolaborasi, belajar berorganisasi, dan berkembang bersama demi kemajuan daerah,” katanya.

Untuk meningkatkan kualitas organisasi kepemudaan, KNPI Kalsel juga berencana memperkuat komunikasi lintas sektor, mulai dari lintas partai, organisasi, hingga lintas agama, dan ia pun menegaskan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk membangun tujuan bersama.

"Selain memperkuat kolaborasi, KNPI juga akan menghadirkan berbagai pelatihan, seperti digitalisasi, marketing, branding, dan pengembangan keterampilan lainnya agar pemuda memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan masa kini," tutur Andi Rustianto.