Sistem ini memungkinkan proses pemantauan pengisian hingga validasi transaksi dilakukan secara real-time, sehingga meningkatkan transparansi, efisiensi, serta ketertelusuran distribusi avtur kepada maskapai penerbangan haji seperti Garuda Indonesia dan Saudia.

Dalam implementasi digitalisasi ini juga mendukung penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta meningkatkan akuntabilitas layanan.

"Langkah ini juga sekaligus menjadi bagian dari peran strategis Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat kehadiran negara melalui layanan energi yang andal, serta mendukung kelancaran ibadah haji masyarakat Indonesia," tandas Roberth. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu