Malam Ini Haul Datu Kalampayan di Palangkaraya, Sosok Penulis Kitab Sabilal Muhtadin
WARTABANJAR.COM, PALANGKARAYA - Setelah di Kalsel, Haul ke-220 ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Haul Datu Kalampayan juga diadakan di Kalteng.
Rencananya, Haul Datu Kalampayan dilangsungkan di Pondok Pesantren dan Majelis Taklim Syifa'ul Qulub Jalan Menteng XXII, Palangkaraya. Rabu (15/4/2026) malam ini.
Haul Datu Kalampayan kali ini dilangsungkan dalam skala besar dalam artian dihadiri banyak jamaah dari berbagai daerah baik di Kalteng maupun Kalsel.
Pelaksana kegiatan, Hakam Tohari mengatakan haul menjadi momentum mengenang sekaligus meneladani perjalanan hidup ulama besar Datu Kalampayan.
“Jadi bukan sekadar mengirim doa,” katanya kepada pers, kemarin.
Siapa sosok Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari? Berikut profil Datu Kalampayan
Datu Kalampayan (ada pula yang menulis Datu Kelampayan) merupakan sosok ulama kharismatik Kalsel.
Ulama besar ini lahir di Lok Gabang, Astambul, Banjar pada 17 Maret 1710 Masehi.
Semasa hidupnya Datu Kalampayan menjalankan syiar di bidang fikih Mazhab Syafi'i di Kesultanan Banjar.
Datu Kalampayan juga dikenal sebagai penulis kitab fikih yang fenomenal berjudul Sabilal Muhtadin.
Kitab ini menjadi rujukan bagi pemeluk Islam bermazhab Imam Syafi'i di Asia Tenggara bahkan dunia.
Selain itu menjadi referensi keilmuan di Universitas Al Azhar Mesir.
Datu Kalampayan juga menuntut ilmu di Mekkah, Arab Saudi selama kurang lebih 30 tahun.
Setelah kembali ke Kalsel, Datu Kalampayan menerapkan ilmunya dengan menjadi pelopor pengajaran Hukum Islam.
Beliau kemudian mendirikan tempat pengajian yang diberi nama Dalam Pagar.
Seiring berjalannya waktu, pondok pengajian yang didirikan Datu Kalampayan berkembang pesat hingga membentuk kampung tempat menuntut ilmu agama Islam.
Tak sedikit ulama besar di Kalsel berasal dari Pondok Pengajian Dalam Pagar yang didirikan Datu Kalampayan.
Hidup semasa tahun 1122-1227 hijriyah, Datu Kalampayan wafat pada 3 Oktober 1812 di usia 102 tahun.
Selain Kitab Sabilal Muhtadin, berikut sejumlah karya Datu Kalampayan semasa hidup: