Akses Jalan ke Papagaran dan Pantai Uang yang Tertutup Akibat Longsor di Patikalain HST Sudah Kembali Normal

“Kendala di lapangan karena sumber air terbatas, sehingga sedikit menghambat proses pembersihan. Selain itu, tidak ada bantuan alat berat karena akses jalan tidak memungkinkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat kejadian, akses jalan sempat hanya bisa dilalui kendaraan roda dua melalui bahu jalan yang tidak terdampak longsor.

Pembakal Desa Patikalain, Hamdan, mengapresiasi respon cepat pemerintah daerah dalam menangani kejadian tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak karena informasi cepat ditanggapi. Kami sebagai warga Desa Patikalain sangat terbantu dengan penanganan dari pemerintah Kabupaten HST,” ujarnya.

Desa Patikalain sendiri berada di kawasan Pegunungan Meratus dengan kondisi geografis yang cukup sulit dijangkau.

Akses menuju wilayah ini harus melewati jalan berbukit, hutan, serta jalur yang rawan rusak saat musim hujan.

Jarak tempuh dari pusat Kota Barabai sekitar 25 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih satu jam. Namun, saat cuaca buruk, jalur tersebut kerap sulit dilalui.

Jalan ini merupakan satu-satunya akses utama masyarakat dari dan menuju Kota Barabai.

Sehingga sangat vital bagi aktivitas warga, termasuk distribusi kebutuhan pokok dan layanan darurat.

BPBD dan Damkar HST mengimbau masyarakat untuk sementara waktu berhati-hati saat melintas serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu di wilayah pegunungan. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu