DLH HST Bina 65 Sekolah Adiwiyata 2026, Dorong Sekolah Peduli Lingkungan
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi dan pembinaan sekolah Adiwiyata serta calon sekolah Adiwiyata tahun 2026 di Aula Bapperida HST, Jumat (17/4/2026).
Sebanyak 47 sekolah Adiwiyata dan 18 calon sekolah Adiwiyata dilibatkan dalam kegiatan ini sebagai upaya memperkuat komitmen sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan.
Sekretaris DLH HST, Ahmad Syafaat, mengatakan program Adiwiyata bukan sekadar ajang meraih penghargaan, melainkan gerakan sistematis untuk menciptakan lingkungan sekolah yang berkelanjutan.
“Program Adiwiyata bukan hanya soal sekolah yang terlihat hijau, tetapi juga bagaimana perilaku dan kurikulum di dalamnya mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali komitmen seluruh pihak agar program ini berjalan lebih optimal.
Ia menegaskan, Adiwiyata merupakan langkah konkret dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan yang dimulai dari lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, DLH HST berharap seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa hingga komite, memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya menjaga lingkungan.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman terkait kriteria dan mekanisme penilaian Adiwiyata berdasarkan regulasi terbaru, yakni Permen LH/BPLH Nomor 05 Tahun 2025/2026.
DLH HST juga mendorong adanya aksi nyata di lingkungan sekolah, seperti pengelolaan sampah melalui kompos, penghematan energi dan air, serta integrasi edukasi lingkungan dalam proses pembelajaran.
“Proses menuju sekolah Adiwiyata membutuhkan komitmen dan kolaborasi. Kami akan terus mendampingi sekolah agar mampu memenuhi kriteria secara berkelanjutan,” tambah Syafaat.
Ia pun mengajak seluruh sekolah menjadikan lingkungan yang bersih dan asri sebagai sarana pembelajaran sekaligus membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap alam.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga dibagikan tumbler sebagai bagian dari kampanye “HST No Plastic” untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Tim Pembina Adiwiyata, kepala sekolah, serta narasumber dari DLH Provinsi Kalimantan Selatan. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu