WARTABANJAR.COM – Cuaca panas akan terasa seiring dengan masuknya musim kemarau yang diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada April ini.
BMKG meminta warga waspada akan cuaca panas yang juga akan berdampak pada kesehatan, termasuk munculnya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pada musim kemarau resiko yang muncul adalah dehidrasi akibat kekurangan cairan. Berikut tips sehat saat cuaca panas:
Baca Juga Kabur Usai Menusuk Korban, Pelaku Pembunuhan di Surgi Mufti Banjarmasin Diburu Polisi
1. Cukupi kebutuhan cairan
Minum air putih sebanyak 2–3 liter per hari akan membuat tubuhmu terhidrasi meski cuaca sedang panas terik. Selain air putih, kamu juga bisa mengonsumsi buah tinggi air dan air kelapa yang bisa membantu menyejukkan tubuh saat hawa panas.
Kamu disarankan membatasi minuman berkafein, seperti teh dan kopi, serta yang tinggi gula. Meski terasa menyegarkan, jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup, jenis minuman tersebut justru dapat memicu dehidrasi.
2. Gunakan tabir surya
Menggunakan tabir surya atau sunscreen menjadi hal yang wajib dilakukan, baik itu saat cuaca panas, mendung, atau bahkan hujan. Skincare ini akan melindungi kulitmu dari bahaya sinar UV yang dapat menyebabkan kulit terbakar dan memicu penuaan dini.
Pilihlah tabir surya dengan SPF minimal 30. Oleskan kembali setiap 2 jam atau lebih sering kalau kamu sedang beraktivitas di bawah terik matahari.
3. Gunakan pakaian yang tertutup
Meski sudah memakai tabir surya, kamu tetap perlu menggunakan pakaian lengan panjang dan celana panjang untuk memberikan perlindungan ekstra. Hindari baju berwarna gelap, karena warna ini menyerap panas dan hanya akan membuatmu semakin kepanasan.







