WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Warga Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam rumahnya, Selasa (31/3/2026) malam.

Polsek Murung Pudak dipimpin IPTU Sunaryo bersama Kasatreskrim Polres Tabalong, AKP Danang Eko Prasetyo langsung mendatangi lokasi kejadian di Jalan Ir PHM Noor Gang Darsin setelah menerima laporan dari masyarakat.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo jati melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo menjelaskan korban bernama Muhammad Jefri Junson Sinurat (45), seorang wiraswasta yang tinggal di rumah tersebut bersama ibunya.

Baca Juga Kejagung Geledah KSOP Banjarmasin, Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal Samin Tan

"Penemuan bermula saat ibu korban kembali ke rumah setelah sekitar dua hari tidak berada di tempat, namun, pintu rumah tidak dapat dibuka,"ujar IPTU Heri , Rabu (1/4/2026).

Setelah meminta bantuan warga untuk mendobrak pintu, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di lantai dan telah meninggal dunia.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD H. Badaruddin Kasim Maburai untuk dilakukan pemeriksaan visum luar.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat penyakit dan rutin mengonsumsi obat-obatan. Di lokasi kejadian juga ditemukan sejumlah jenis obat.

Pihak keluarga korban menyatakan tidak berkenan dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan. Saat ini, polisi masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian.

Kepolisian menyatakan telah mengambil sejumlah langkah, di antaranya mengamankan TKP, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak medis.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Dalam sepekan terakhir, tercatat sudah tiga kasus penemuan warga meninggal dunia tanpa diketahui orang lain,"ujar IPTU Heri.

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil visum dari pihak medis.

Warga diminta lebih peka terhadap kondisi tetangga, terutama yang tinggal sendiri atau memiliki riwayat penyakit.