Dua Personel Garuda UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dua personel penjaga perdamaian Garuda di United Nations Interim Force in Lebanon UNIFIL dilaporkan gugur di Lebanon Selatan.
Insiden ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL menyebabkan dua personel lainnya terluka dan kendaraan mereka hancur total.

Kepala Operasi Perdamaian PBB Jean Pierre Lacroix menyatakan insiden terjadi dekat Bani Hayyan Lebanon Selatan dan sedang diinvestigasi.
Jean Pierre Lacroix menjelaskan satu personel luka kritis dievakuasi ke Beirut dan masih menjalani perawatan intensif rumah sakit.

PBB, kata dia, mengutuk keras insiden yang menyebabkan personel penjaga perdamaian sebagai korban. Sekaligus menyampaikan keprihatinan perilaku agresif terhadap personel penjaga perdamaian UNIFIL.
Ia menyoroti perilaku agresif terhadap pasukan UNIFIL dalam beberapa hari terakhir dan menyatakan keprihatinan serius PBB saat ini.

Penyelidikan terhadap tewasnya personel penjaga perdamaian RI di UNIFIL pada Minggu 29 Maret 2026 masih berlangsung cukup lama.
Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat serangan artileri tidak langsung yang mengenai posisi kontingen Indonesia dekat Adchit Al Qusayr.

Juru Bicara UNIFIL Kandice Ardiel mengungkapkan belum memiliki gambaran jelas dan hasil penyelidikan akan dibagikan kepada pihak terkait.
Ia menyebut jika ditemukan pihak bertanggung jawab UNIFIL akan memberi tahu dan menyampaikan protes resmi kepada pihak tersebut. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)