WARTABANJAR.COM – Pemerintah Arab Saudi melalui Pusat Meteorologi Nasional (NCM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah.
Wilayah yang terdampak meliputi Jazan, Riyadh, Hail, Makkah, Qassim, Asir, Provinsi Timur, serta wilayah Perbatasan Utara.
Dilansir dari Saudi Gazette, cuaca buruk ini berpotensi menimbulkan angin kencang, penurunan jarak pandang, hujan es, banjir bandang, serta badai petir.
Sebelumnya, NCM juga memprediksi adanya badai petir dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu banjir bandang, disertai hujan es dan angin kencang yang membawa debu serta pasir di sejumlah wilayah, termasuk Al-Baha, Najran, dan sekitarnya.
Selain itu, kondisi cuaca ekstrem juga diperkirakan meluas ke wilayah Madinah, Tabuk, dan Al-Jouf, dengan potensi kabut di beberapa area.
Bahkan, hujan salju ringan dilaporkan berpotensi terjadi di dataran tinggi wilayah Tabuk, termasuk kawasan Al-Lawz, Al-Aqan, dan Al-Dahr.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Saudi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman badai petir dan banjir bandang. Warga diminta menghindari daerah rawan banjir seperti lembah (wadi) serta mengikuti arahan keselamatan melalui media resmi pemerintah.
NCM menjelaskan bahwa fenomena ini dipicu oleh ketidakstabilan atmosfer musiman di Semenanjung Arab. Interaksi antara udara hangat di permukaan dan lapisan udara dingin di atas memicu terbentuknya awan kumulonimbus yang membawa hujan lebat, badai petir, dan hujan es.







