Tata Cara Sholat Hajat Lengkap: Niat, Doa Mustajab, dan Waktu Terbaik Mengamalkannya

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Lembut dan Maha Pemurah. Mahasuci Allah Tuhan pemelihara Arsy yang agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam. Kepada-Mu aku memohon rahmat-Mu, ampunan-Mu, keberkahan dari setiap kebaikan, dan keselamatan dari setiap dosa. Jangan Engkau biarkan dosa padaku kecuali Engkau ampuni, tidak pula kesulitan kecuali Engkau beri jalan keluar, serta tidak ada hajat yang Engkau ridhai kecuali Engkau kabulkan.” (HR Tirmidzi)

  1. Doa Saat Menyampaikan Hajat

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka inni kuntu minazh-zhaalimiin

Artinya: “Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Waktu Terbaik Sholat Hajat

Sholat hajat dapat dikerjakan kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam, selama tidak berada pada waktu yang dilarang untuk sholat.

Namun waktu yang paling dianjurkan adalah pada sepertiga malam terakhir, yakni sekitar pukul 01.00 dini hari hingga menjelang Subuh. Waktu ini diyakini sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Surah Az Zariyat ayat 18:

وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ

Artinya: “Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan kepada Allah.”

Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim juga disebutkan bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon.

Karena itu, mengerjakan sholat hajat pada waktu tersebut diharapkan dapat membuat doa dan hajat yang dipanjatkan menjadi lebih mustajab. Wallahu a’lam.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)