Konflik juga dilaporkan meluas ke Lebanon dengan keterlibatan Hizbullah. Korban jiwa disebut terus bertambah di sejumlah wilayah, termasuk Iran, Israel, Kuwait, dan Lebanon, meski angka pasti belum terverifikasi secara independen.
Peringatan IAEA dan Dampak Global
Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, memperingatkan risiko serius apabila fasilitas nuklir Iran ikut terdampak dalam rangkaian serangan tersebut.
Selain itu, ribuan serangan udara dan rudal dari kedua pihak dilaporkan telah mengganggu stabilitas kawasan, termasuk jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz. Gangguan di wilayah ini berpotensi memengaruhi distribusi dan harga minyak global.
Hingga kini, komunitas internasional masih menantikan klarifikasi resmi dari Israel maupun pihak terkait mengenai klaim serangan terhadap kantor Perdana Menteri tersebut. Situasi di kawasan Timur Tengah dilaporkan tetap dalam kondisi siaga tinggi.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad












