WARTABANJAR.COM, KARACHI – Situasi di Karachi, Pakistan, memanas setelah sejumlah demonstran dilaporkan menyerbu Konsulat Amerika Serikat menyusul beredarnya kabar kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Massa yang marah menuding Amerika Serikat terlibat dalam serangan terhadap Iran. Aksi protes yang awalnya berlangsung di luar kompleks diplomatik berubah ricuh ketika sebagian demonstran berupaya menerobos masuk ke area konsulat.
Aparat keamanan Pakistan langsung dikerahkan untuk mengendalikan situasi. Petugas memasang barikade dan menggunakan gas air mata guna membubarkan kerumunan serta mencegah massa mendekati gedung konsulat.
Korban Jiwa dan Luka-Luka
Kericuhan tersebut dilaporkan menimbulkan korban jiwa serta puluhan orang mengalami luka-luka akibat bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. Hingga kini, belum ada rincian resmi mengenai jumlah pasti korban.







