WARTABANJAR.COM – Rumor mengenai kematian Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat menghebohkan publik internasional di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran.
Kabar tersebut menyebar luas di media sosial dan sejumlah media setelah muncul spekulasi bahwa Netanyahu terluka bahkan tewas akibat serangan balasan Iran.
Namun hingga kini, tidak ada konfirmasi resmi dari pemerintah Israel yang menyatakan bahwa Netanyahu meninggal dunia atau mengalami luka serius.
Rumor berasal dari laporan media Iran
Spekulasi mengenai kondisi Netanyahu pertama kali ramai dibicarakan setelah laporan dari media Iran, Tasnim News Agency.
Dalam laporan yang terbit pada 10 Maret 2026, media tersebut menyebut ada beberapa indikasi yang memicu rumor bahwa Netanyahu kemungkinan terluka atau tewas.
Salah satu yang disorot adalah ketidakhadiran Netanyahu di hadapan publik selama beberapa hari terakhir.
Tasnim menyebut pernyataan yang dirilis atas nama Netanyahu hanya dalam bentuk teks tanpa disertai video maupun foto terbaru.
Tidak ada video terbaru Netanyahu
Media tersebut juga mencatat bahwa tidak ada video terbaru Netanyahu yang dirilis dalam beberapa hari terakhir.
Padahal sebelumnya, Netanyahu dikenal cukup aktif menyampaikan pernyataan melalui video yang diunggah hampir setiap hari di kanal resminya.
Selain itu, laporan juga menyinggung adanya peningkatan pengamanan di sekitar rumah Netanyahu di Jerusalem yang disebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi serangan drone.
Pembatalan kunjungan tokoh Amerika Serikat
Rumor juga semakin berkembang setelah muncul kabar pembatalan kunjungan tokoh Amerika Serikat, yakni Jared Kushner serta utusan khusus AS Steve Witkoff.






