Perbanyak Istighfar Saat Sahur, Waktu Saat Doa Terkabul
“(dan orang-orang yang memohon ampun pada waktu sahur). Anas ibn Malik berkata: ‘Mereka adalah orang-orang yang memohon ampunan.’ Qatadah ibn Di’amah berkata: ‘Mereka adalah orang-orang yang melaksanakan shalat.’ Aku (al-Qurthubi) mengatakan: ‘Tidak ada pertentangan antara keduanya, karena mereka melaksanakan shalat sekaligus beristighfar. Waktu sahur disebutkan secara khusus karena saat itu merupakan waktu yang paling memungkinkan dikabulkannya amal dan saat dikabulkannya doa. Rasulullah SAW bersabda dalam menafsirkan firman Allah, mengabarkan tentang Nabi Ya’qub kepada anak-anaknya: “Kelak aku akan memohonkan ampunan kepada Tuhanku untuk kalian.” Beliau menjelaskan: ‘Nabi Ya‘qub menunda permohonan ampun itu hingga waktu sahur.’ Hadis ini diriwayatkan oleh at-Tirmidzi.” (Tafsir al-Qurthubi [Kairo: Dar al-Kutub al-Mishriyyah], juz 4, h. 39)
Dengan semangat istighfar dan penguatan nilai keimanan, Dr. Masyhuril berharap umat Islam tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah personal, tetapi juga membangun tanggung jawab kolektif dalam menjaga kehalalan dan keberkahan kehidupan. (Wartabanjar.com/MUI)
Editor Restu