WARTABANJAR.COM – Pencarian tim SAR terhadap ABK yang terjatuh dari KM Ebert Jaya 6 AA di perairan laut Jawa pada Selasa (17/02) masih belum membuahkan hasil.
Sebelumnya korban Hendro Moc Dzulkarnaen (27) warga Desa Margasari, Kecamatan Buabatu, Kota Bandung bersama rekannya hendak makan sore, namun nahas korban malah terjatuh.
“Selama pencarian kendala yang di hadapi oleh Tim SAR Gabungan adalah area pencarian yang luas, dan cuaca di laut yang berubah ubah sehingga membatasi waktu pelaksanaan pencarian,” ungkap Mahdi Koordinator Lapangan.
Baca Juga Beredar Foto Dugaan Penangkapan Pelemparan Molotov di Banjarmasin
Tim Rescue Basarnas Palangkaraya melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR, agen kapal, serta pihak keluarga perihal pelaksanaan operasi SAR dengan mengacu Undang-undang nomor 29 Tahun 2014 Operasi SAR dihentikan sampai hari ke tujuh dan selanjutnya akan di lakukan pemantauan terhadap tanda-tanda keberadaan korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan A.A.Ketut Alit Supartana, mengatakan operasi SAR Man Over Boat (MOB) KM Ebert Jaya 6 AA.di Perairan Laut Jawa, Provinsi Kalimantan
Tengah ditutup, selanjutnya akan di lakukan pemantauan.
Namun tidak menutup kemungkinan akan di lanjutkan kembali apabila ada tanda-tanda keberadaan korban.
“Terimakasih atas kerja sama teman-teman TIM SAR Gabungan selama 7 hari ini, semoga apa yang kita kerjakan bernilai ibadah. Dan semoga
korban cepat di ketemukan.” tuturnya.
Dengan ditutupnya Operasi SAR Unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing.
