WARTABANJAR.COM – Komisi IX DPR RI menilai kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih rendah.
Wakil Ketua Komisi IX, Yahya Zaini, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut, pihaknya menerima berbagai isu strategis terkait ketenagakerjaan, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan layanan pendidikan vokasi yang menjadi fokus utama.
“Kami mendapatkan banyak masukan dari pemerintah daerah, dinas terkait, serta para mitra. Diskusi berlangsung sangat terbuka dan konstruktif,” kata Yahya Zaini, Banjarbaru, Jumat (202/2026).
Baca Juga Guru Sekumpul Ingatkan Waktu Mustajab Berdoa Saat Buka Puasa Ramadhan
Kalsel merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam. Namun demikian, sejumlah indikator ketenagakerjaan dan kualitas SDM dinilai masih perlu ditingkatkan.
Angka kreativitas, kompetensi, serta kualitas tenaga kerja dinilai masih relatif rendah dibandingkan dengan potensi daerah yang dimiliki.
Menurut Yahya, solusi konkret yang perlu didorong adalah penguatan pendidikan vokasi yang lebih intensif dan berkualitas, baik melalui Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP), Balai Latihan Kerja (BLK), maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
“Kami mendapat informasi bahwa pemerintah pusat berencana meningkatkan status UPTD di Kalimantan Selatan menjadi UPT tingkat nasional. Mudah-mudahan dengan peningkatan status ini, kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi semakin baik, sehingga berdampak langsung pada peningkatan SDM di daerah,” jelasnya.







