WARTABANJAR.COM, PARINGIN- Instagram PTAM Sanggam Balangan (Perseroda) digeruduk warganet sebab air leding tak kunjung mengalir hingga 24 jam.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (20/2/2026), PTAM Sanggam Balangan mematikan sementara distribusi air leding ke sejumlah pelanggan.

Hal itu dikarenakan ada perbaikan di ruang Kubikal PLN, sehingga distribusi air leding ke para pelanggan di Paringin Kota dihentikan sementara.

Perbaikan dilakukan mulai pukul 09.40 Wita hingga selesai.

BACA JUGA: Tiket Barito Putera vs Kendal Tornado FC Sudah Dijual Online, Duel Krusial Perebutan Promosi Super League

Namun hingga sore ini, Sabtu (21/2/2026) air leding dilaporkan tak kunjung mengalir, khususnya di wilayah terdampak yaitu Paringin Kota.

Pihaknya mengunggah pengumuman bahwa perbaikan diperkirakan akan rampung sore ini sekitar pukul 15.00 Wita, namun ternyata sudah melewati waktu tersebut air tak kunjung mengucur.

Sontak saja banyak warganet, khususnya warga Balangan yang terdampak mengamuk di Instagram perusahaan air minum tersebut.

"Arti story hanyar tuh apa? Tuntung kah mambaiki atau alatnya kah hnyar sampai? Jangan php trus ke masyarakat tuh, pandiran nya apa tadi tuh divideo yng di upadate nih?" ujar meg***.

"tolong banar min, sudah 24 jam lebih mati banyu nih. ini kdd bantuan air bersih sama sekali kah, min?" protes aaa***.

"Minimal kalo kek gini kasih kompensasi min, yang terdampak pemadaman air gak sedikit loh. Bikin vt est jam 15:00 cuma bikin banyak orang yang berharap tapi nyatanya gak betul juga airnya," kata you*** kecewa.

"Jam 15:00 lewat sudah tatap ae kdd jalan banyu nya," protes lin***.

"PAAKKK TOLONG SOLUSINYA DONGGGG SUDAH JAM 16.00, KITA HARUS MASAK, BELUM MANDI JUGAAA, CUCIAN NUMPUK. TOLONG KASIH SOLUSI DIMANA KITA DAPET AIR INIIIIII," ujar ama*** geram.

Klarifikasi PTAM Sanggam Balangan

Mengutip Instagram resmi PTAM Sanggam Balangan (Perseroda), pihaknya memaparkan kondisi terkini IPA Gunung Pandau.

Kabel trecon yang terpasang saat ini dalam kondisi baik, namun setelah kabelnya diganti terdeteksi kondisi tidak normal.

Apabila tetap dipaksakan, bisa menyebabkan ledakan pada kubikel.