Kabar Ultras PSS Sleman Bubar, Buntut Spanduk Umpatan dan APAR Saat Lawan Barito Putera

WARTABANJAR.COM – Sanksi empat laga kandang tanpa penonton dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI kepada PSS Sleman menyusul insiden APAR pada laga kontra PS Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/1).

PSS Sleman juga mendapatkan denda sebesar Rp15 juta akibat spanduk umpatan kepada Barito Putera.

Sebelumnya insiden APAR ini sempat membuat pertandingan PSS Sleman vs Barito Putera terhenti beberapa menit.

Baca Juga Jelang Ramadan, Harga Sembako di Pasar Banjarmasin Diawasi Ketat

Merespons keputusan tersebut, kelompok suporter Ultras PSS diduga menyatakan bertanggung jawab penuh.

Ultras PSS secara mengejutkan mengumumkan pembubaran diri melalui akun X resmi mereka pada Rabu (4/2) sore yang tersebar viral.

Kelompok yang menjadi salah satu elemen pendiri Brigata Curva Sud (BCS) ini mengunggah pernyataan singkat sebelum akhirnya akun tersebut dinonaktifkan.

“Mohon maaf. Kami bertanggung jawab dan kami bubar,” tulis akun @UltrasPSS_1976 dalam cuitan terakhirnya.

Executive Representative PSS, Vita Subiyakti, mengungkapkan bahwa perwakilan Ultras PSS telah mendampingi manajemen untuk bersilaturahmi dengan para korban insiden sekaligus melunasi denda yang dijatuhkan.

“Sebagai wujud tanggung jawab, Ultras PSS menegaskan komitmennya telah menanggung sanksi denda Komdis secara penuh. Kami juga telah bersilaturahmi dengan seluruh korban insiden tersebut,” jelas Vita dalam keterangan resminya, Rabu (4/2).

Nilai yang disetorkan Ultras PSS kepada PT Putra Sleman Sembada (PSS) mencapai Rp35 juta.

Baca Juga :   Timnas Indonesia Terancam Absen di Asian Games 2026, PSSI: Belum Ada Konfirmasi Resmi

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca