Modou Manneh Gelandang Anyar Isen Mulang Kalteng FC dari Gambia
WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA - Gelandang asal Gambia, Modou Manneh resmi bergabung dengan Isen Mulang Kalteng FC, Rabu (19/8/2026).
Manneh berusia 25 tahun dan berposisi sebagai gelandang.
Selain bermain di lini tengah, pemain dominan kaki kiri tersebut juga tercatat dapat ditempatkan sebagai bek kiri maupun bek tengah.
Manneh lebih dulu meniti perjalanan sepak bolanya di Gambia.
Ia tumbuh di Yoro Beri Kunda setelah lahir di Janjanbureh dan sempat bermain sepak bola di lingkungan tempat tinggalnya sebelum bergabung dengan tim muda Centermass FC.
Karier senior Manneh kemudian berkembang ketika memperkuat Real de Banjul pada pengujung 2020.
Baca Juga Profil Hendri Susilo Pelatih Baru Barito Putera, Pernah "Mundur" dari Semen Padang
Baca Juga Daftar Lengkap Pemain Barito Putera di Liga 2 Championship 2026/2027, Ingin Ulang Sejarah 2012
Saat itu, ia masih lebih sering dimainkan sebagai bek sayap dan menjalani periode selama empat tahun bersama klub tersebut.
Selama memperkuat Real de Banjul, Manneh tercatat turut mengoleksi sejumlah gelar bersama klub asal Gambia tersebut.
Ia juga mendapatkan penghargaan khusus atas kiprahnya dalam mewakili negaranya di level internasional.
Perjalanan Manneh kemudian berlanjut ke Filipina setelah bergabung dengan Manila Digger pada 2024.
Perpindahan tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan kariernya karena ia mulai lebih banyak dimainkan sebagai gelandang.
Pada musim pertamanya bersama Manila Digger, Manneh produktif dengan torehan 12 gol dan enam assist.
Kontribusi tersebut membuatnya mendapatkan pengakuan sebagai gelandang terbaik di timnya pada musim tersebut.
Manneh kemudian tetap menjadi bagian dari Manila Digger ketika menjalani kiprah di kompetisi antarklub Asia.
Ia bermain sebagai starter saat Manila Digger menghadapi Persib Bandung pada babak play-off AFC Champions League Two 2025/26, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan di AFC Challenge League.
Pada AFC Challenge League, Manneh kembali mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pilar Manila Digger. Klub asal Filipina itu kemudian mampu melaju hingga babak gugur kompetisi tersebut.