Hari Ini Pemungutan Suara Ulang Pilrek ULM, Senat Kembali Pilih 4 Bakal Calon Rektor
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Seperti kabar yang sebelumnya beredar, Rabu (19/8/2026) ini rencananya diadakan pemungutan suara ulang Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (Pilrek ULM).
Pada pemungutan suara ulang di tingkat Senat Universitas ini, bakal calon Rektor ULM yang sudah terpilih tiga orang kembali menjadi empat orang seperti semula.
Prof Muthia Elma yang sebelumnya tersisih saat pemungutan suara oleh Senat, kini kembali berkontestasi bersama Prof Ahmad Alim Bachri, Dr Iwan Aflanie dan Dr Rusmansyah.
Menurut seorang dosen senior salah satu fakultas di kampus ULM Banjarmasin, Selasa (18/8/2026) malam, pemungutan suara ulang dilakukan berdasar "arahan" Kemendiktisaintek.
"Kabarnya ada anggota yang seharusnya tidak lagi memiliki hak memilih tetapi masih memberikan suaranya," ujar dosen tersebut.
Beberapa waktu lalu, Ketua Pilrek ULM, Prof Ifrani mengaku ke Jakarta untuk berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Kemendiktisaintek terkait pemilihan Rektor perguruan tinggi negeri tertua di Kalimantan ini.
"Tidak hanya panitia Pilrek ULM, jajaran Senat kabarnya juga ke Kemendiktisaintek untuk memberi klarifikasi terkait dugaan pelanggaran saat pemungutan suara," ujar dosen tersebut.
Akhirnya, setelah dilakukan konfirmasi dan penggalian informasi, Kemendiktisaintek meminta agar dilakukan pemungutan suara ulang.
Baca Juga: Prof Muthia Tersisih, Senat Tetapkan Prof Ahmad, Dr Iwan, Dr Rusmansyah sebagai Calon Rektor
Baca Juga: Aliansi Mahasiswa Adukan Pilrek ULM ke Ombudsman, Diduga Ada Pelanggaran
Sebelumnya, pada Rabu 22 Juli 2026 lalu, telah berlangsung rapat senat tertutup untuk menentukan 3 calon Rektor ULM yang akan diajukan ke Kemendiktisaintek.
Sebelum pelaksanaan rapat senat, digelar tahapan penyampaian visi, misi dan program kerja keempat bakal calon Rektor ULM yakni Prof Ahmad Alim Bachri, Dr Iwan Aflanie, Prof Muthia Elma dan Dr Rusmansyah.
Pada pemungutan suara tahap pertama yang diikuti 62 anggota senat, Prof Ahmad Alim Bachri meraih dukungan terbanyak yakni 40 suara.
Sementara Dr Iwan Aflanie 20 suara serta Prof Muthia Elma dan Dr Rusmansyah sama-sama mendapat satu suara.
Kemudian dilakukan lagi pemungutan suara tahap kedua yang "hanya" diikuti 55 orang anggota senat.