Meski kalah, pencapaian Indonesia sangat berharga. Mereka menjadi negara kedua setelah Jepang (2014) yang mampu memaksa Iran bermain hingga adu penalti di final. Hal ini menunjukkan bahwa futsal Indonesia sudah berada di level kompetitif Asia.

Pelatih Hector Souto menegaskan bahwa perjuangan tim tidak sia-sia. “Kami sudah memberikan segalanya. Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi pencapaian ke final adalah bukti perkembangan futsal Indonesia,” ujarnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar