CETAK SEJARAH! Alex Honnold Panjat Taipei 101 Tanpa Pengaman, Namun "Nyawanya" Dibayar Sangat Kecil oleh Netflix
Menurut Honnold, para atlet dan subjek dokumenter kerap mempertaruhkan nyawa demi menghasilkan konten yang ditonton jutaan orang, namun tidak mendapatkan royalti atau residu jangka panjang, berbeda dengan aktor film fiksi.
“Ada ketimpangan besar antara nilai yang kami ciptakan dan apa yang bersedia dibayar platform. Mereka mendapatkan keuntungan dari risiko yang kami ambil, sementara kami hampir tidak mendapatkan apa-apa,” tegasnya.
Pernyataan Honnold kembali memicu perdebatan soal keadilan sistem bisnis platform streaming, khususnya dalam menghargai kontribusi kreator dan atlet dokumenter.
Meski mengakui popularitas film-filmnya membantu mendongkrak nilai kontrak sponsor di luar layar, Honnold menegaskan bahwa perusahaan media besar seharusnya lebih menghargai kontribusi dan risiko para kreator dokumenter.
Nama Alex Honnold sendiri melejit secara global setelah aksinya mendaki El Capitan setinggi 900 meter tanpa tali, yang diabadikan dalam dokumenter pemenang Oscar Free Solo. Sejak itu, ia menjadi ikon olahraga ekstrem dunia dan tampil dalam berbagai proyek dokumenter bersama Netflix dan National Geographic.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad