“Korban sudah membuat laporan polisi pada 16 Januari 2026. Namun, videonya baru viral kemarin,” kata Gomos saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (27/1/2026).

Gomos juga membenarkan adanya anggota Polsek Palmerah bernama Joko yang disebut oleh pelaku dalam video. Pihak kepolisian akan menelusuri apakah anggota tersebut mengenal pelaku penganiayaan.

“Nanti akan kami tanyakan kepada Pak Joko apakah mengenal yang bersangkutan atau tidak,” ujarnya.

Kasus ini kini dalam penanganan Polsek Palmerah untuk mengungkap identitas pelaku dan menindaklanjuti laporan korban.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad