WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Seorang pemotor menjadi korban penganiayaan setelah menegur pasangan suami istri yang berkendara sambil merokok dan menggendong bayi di kawasan Pasar Palmerah, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial.
Video kejadian diunggah akun Instagram @wargajakarta.id. Dalam rekaman itu, terlihat dua sepeda motor melintas di Jalan Palmerah Barat dari arah Kebon Jeruk menuju Slipi. Perekam video menegur pasangan suami istri yang mengendarai motor sambil merokok.
Dalam video terlihat sang suami menyetir sambil merokok, sementara sang istri yang dibonceng juga merokok sambil menggendong seorang bayi. Selain itu, pasangan tersebut tidak mengenakan helm dan motor yang digunakan tidak dilengkapi pelat nomor kendaraan.
“Di motor enggak boleh ngerokok, bro. Abunya kena orang,” ujar perekam dalam video tersebut.
Namun, teguran itu tidak dihiraukan. Pasangan suami istri tersebut hanya menoleh sekilas lalu melanjutkan perjalanan tanpa memberikan respons.
Situasi memanas ketika rombongan tiba di depan Pasar Palmerah. Perekam video kemudian menyiramkan air dari botol ke tangan kiri perempuan yang sedang memegang rokok. Tindakan tersebut memicu amarah pasangan itu.
Pelaku langsung melontarkan kata-kata kasar dan menghadang laju motor perekam. Sang suami turun dari motor dan melayangkan pukulan ke arah kepala korban, bahkan mengancam akan membunuhnya.
“Gua anak sini, lo gua matiin ya di sini,” teriak pelaku dalam video.
Istri pelaku sempat mencoba menenangkan, namun juga menyalahkan korban atas tindakan menyiramkan air ke rokok yang dipegangnya. Pelaku kemudian terus memukuli korban sambil menanyakan asal-usulnya dan menyebut nama aparat kepolisian yang diduga dikenalnya.

