Bawang merah Batu Ijo memiliki masa panen cepat, sekitar 55–60 hari di dataran rendah, dan kerap ditanam dengan teknik tumpang sari (mixcropping). Selain dikenal dengan nama Batu Ijo, varietas ini juga sering disebut Bali Ijo, dan telah dibudidayakan luas di berbagai daerah seperti Malang, Majalengka, hingga Sumatera Utara.

Keberhasilan uji coba ini membuka peluang bagi petani lokal untuk mengembangkan bawang merah sebagai komoditas alternatif bernilai ekonomi di Kabupaten Tabalong.(wartabanjar.com/Suhardi)

editor: nur_muhammad