Uji Coba Berbuah Manis, Jariyah Wanita Tani Tabalong Sukses Panen Perdana Bawang Merah Batu Ijo Asal Malang
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kisah inspiratif datang dari sektor pertanian di Kabupaten Tabalong. Jariyah, seorang wanita tani asal Desa Masingai II, Kecamatan Upau, berhasil melakukan panen perdana bawang merah varietas Batu Ijo yang berasal dari Malang, Jawa Timur. Panen ini menjadi uji coba awal budidaya varietas unggulan tersebut di wilayah Tabalong.
Jariyah mengungkapkan bahwa penanaman bawang merah Batu Ijo dilakukan sebagai percobaan untuk melihat tingkat kesesuaian tanaman dengan kondisi lahan dan iklim setempat. Meski hasilnya belum maksimal, ia menilai uji coba tersebut berjalan cukup sukses.
“Ini masih tahap percobaan. Ternyata bawang merah bisa tumbuh dan panen di sini, walaupun hasilnya belum sebaik di daerah asalnya, Malang,” ujar Jariyah, Sabtu (17/1/2026).
Panen Perdana Dijadikan Bibit
Hasil panen bawang merah tersebut tidak langsung dijual ke pasaran. Jariyah memilih memanfaatkannya sebagai bibit untuk penanaman lanjutan, dengan rencana memperluas area tanam pada musim berikutnya.
“Hasil panen ini akan kami gunakan sebagai bibit dan akan ditanam kembali di lahan yang lebih luas,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan menjadi awal pengembangan komoditas bawang merah sebagai salah satu potensi hortikultura unggulan di Desa Masingai II.
Aktif Kembangkan Hortikultura Desa
Selain bawang merah, Jariyah juga aktif membudidayakan berbagai tanaman hortikultura lainnya, seperti kacang tanah, tomat, lombok (cabai), serta beragam jenis sayuran. Aktivitas pertanian ini tidak hanya menopang ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan perempuan desa serta mendukung ketahanan pangan rumah tangga.
Ketekunan Jariyah menjadi contoh bahwa inovasi pertanian dapat tumbuh dari tingkat desa, bahkan melalui uji coba sederhana yang berpotensi berkembang menjadi usaha berkelanjutan.
Mengenal Bawang Merah Varietas Batu Ijo
Sebagai informasi, bawang merah Batu Ijo merupakan varietas unggul yang dikenal dengan umbinya berwarna merah cerah, aroma tajam, serta cita rasa pedas manis. Varietas ini juga relatif mudah dibudidayakan di berbagai kondisi lahan, termasuk pada musim hujan.