WARTABANJAR. COM, PARINGIN- Kabupaten Balangan tercatat mengalami dua kali aktivitas gempa bumi dalam waktu berdekatan pada Sabtu (3/1/2026).
Berdasarkan data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi sekitar pukul 12.18 WITA dan disusul gempa kedua pada pukul 12.36 WITA, masing-masing berkekuatan magnitudo 2,8.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, H Rahmi, mengatakan bahwa kekuatan gempa tersebut masih tergolong rendah, sehingga tidak dirasakan oleh masyarakat dan tidak menimbulkan dampak kerusakan.
“Magnitudo gempa berada di bawah skala empat, dengan kedalaman sekitar 29 kilometer dan berjarak kurang lebih 23 kilometer di barat daya Balangan. Kondisi ini membuat gempa tidak berdampak signifikan,” jelasnya.
BPBD Balangan hingga kini juga belum menerima laporan kerusakan, korban, maupun gangguan aktivitas warga akibat peristiwa tersebut.
Tim di lapangan pun memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
BACA JUGA: LINK Tiket Laga Barito Putera vs Persiku Kudus di Stadion 17 Mei
Meski demikian, Rahmi mengingatkan masyarakat agar tidak lengah.
Ia menegaskan bahwa wilayah Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Balangan, saat ini memiliki potensi gempa seiring meningkatnya aktivitas Sesar Meratus yang membentang dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Selatan.
BPBD Balangan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memahami langkah-langkah penyelamatan diri apabila suatu saat merasakan getaran gempa, sembari pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait. (wartabanjar.com/alfi)







