Selain itu, Gubernur mengimbau para jemaah untuk tetap berhati-hati, tidak berdesakan, serta mengikuti arahan petugas dan relawan demi keselamatan bersama selama perjalanan pulang.

Menutup pernyataannya, H. Muhidin berharap Pengajian Rutin 5 Rajab membawa keberkahan serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat Kalimantan Selatan.

Sementara itu, salah seorang jemaah asal Banjarmasin, Muhammad Syarif Hidayat (52), mengaku bersyukur dapat kembali menghadiri kegiatan tahunan yang selalu dinantikannya bersama keluarga. Ia menyebut pengajian tersebut dihadiri jemaah dari berbagai daerah, bahkan dari luar Pulau Kalimantan.

Menurutnya, momen Pengajian Rutin 5 Rajab menjadi ajang kebersamaan dan silaturahmi umat yang hanya berlangsung sekali dalam setahun. Ia juga mengajak seluruh jemaah untuk saling menghargai dan menjaga keselamatan selama di perjalanan.(Rilis/mr/Adpim)

editor: nur_muhammad