WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Hubungan sesama jenis atau gay beberapa waktu terakhir ramai menjadi perbincangan baik di media sosial maupun di kehidupan nyata Kalimantan Selatan.
Hal tersebut tentunya membuat banyak pihak menanggapi hal tersebut, dengan mengatakan bahwa itu merupakan sesuatu hal yang tidak pantas dan menyimpang.
Pengamat, Ahmad Herman, mengatakan hubungan ini dapat merebak tidak hanya karena satu sebab, namun banyak lagi.
Di antaranya, yakni pertemuan antara krisis relasi, lemahnya kontrol sosial, perubahan nilai, dan juga kebutuhan afeksi manusia itu sendiri.
“Selanjutnya itu, lingkar pertemanan juga sangat memengaruhi perilaku. Jika berada di lingkungan pemisif, relasi sejenis lebih mudah terbentuk, dan hubungan terlarang ini mudah berlanjut,” ujar Herman, Kamis (18/12/2025) siang.
Menurutnya, kondisi media sosial saat ini bisa dianggap menjadi ruang yang paling ‘aman’ dan anonimitas serta privasi yang relatif bagi individu.
“Sehingga para pelaku hubungan sesama jenis berani mengekspresikan identitas mereka yang sulit ditampilkan di ruang publik,” ucap Herman.
Media sosial ini menjadi ruang aman untuk berbagi pengalaman tanpa takut stigma secara langsung, karena media sosial ini dapat memberikan kemudahan untuk membentuk komunitas berbasis minat atau identitas, termasuk juga orientasi seksual.







