Terlebih lagi, kata Herman, media sosial saat ini tidak ada filter budaya atau agama yang kuat, dan memiliki nilai global yang masuk tanpa adaptasi.
“Tentu ini bisa lebih fatal, karena media sosial ini seolah-olah memiliki sistem norma dunia maya parsial yang sering berbeda dari norma dan nilai di kehidupan nyata,” pungkasnya. (Iqnatius/wartabanjar.com)
Editor: Yayu







