WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Keterbatasan lahan di kawasan perkotaan menjadi tantangan utama dalam pengembangan Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Komet di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Hal tersebut disampaikan Ketua KMP Kelurahan Komet, Rudi Rahmana, yang menyebut kondisi wilayah yang relatif sempit menyulitkan koperasi untuk mengembangkan fasilitas usaha, Senin (15/12/2025).
Rudi mengatakan, Kelurahan Komet memiliki keterbatasan ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan gerai atau sarana pendukung koperasi.
“Kalau wilayah perdesaan yang umumnya masih memiliki ketersediaan lahan cukup luas. Wilayah Komet tergolong kecil, sehingga sangat terbatas untuk mencari lahan kosong yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Meski demikian, Rudi mengungkapkan masih terdapat peluang pembangunan di salah satu titik lokasi.
Namun, area tersebut saat ini masih digunakan oleh para pedagang, sehingga memerlukan kebijakan lebih lanjut dari Pemerintah Kota Banjarbaru.
“Kami masih menunggu keputusan Wali Kota terkait pemanfaatan lokasi tersebut. Sampai sekarang belum ada keputusan final,” ungkapnya.
BACA JUGA: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kalsel Selama 3 Hari
Meski di tengah keterbatasan tersebut, Rudi menyebut kesiapan internal KMP Kelurahan Komet sudah terpenuhi.
“Struktur kepengurusan telah dibentuk secara lengkap, mulai dari tim pengawas, ketua dan wakil ketua bidang keanggotaan serta usaha, sekretaris, bendahara, hingga anggota koperasi,” jelasnya.







