Sisi Lain Firdaus Oiwobo: Nyaris Gantikan Andre Taulany dan Tiap Bulan Sujud di Kaki Ibu
WARTABANJAR.COM - Sosok Firdaus Oiwobo kerap menghiasi jagat media sosial dengan berbagai aksi dan pernyataan kontroversialnya.
Di balik profesinya sebagai advokat yang sering dicap sebagai "pengacara koboi", siapa sangka pria berdarah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ini menyimpan kisah masa lalu yang tak biasa.
Mulai dari berjuang sebagai anak band bahkan nyaris menggantikan Andre Taulany sebagai vokalis grup music Stinky, klaim kepemiikan gunung uranium hingga kecintaannya pada sang ibu dan keluarga.
Semua diungkap dalam podcast "Gado-Gado" dengan host Andre Taulany dan Gading Marten di chanel YouTube, Taulany TV, yang dikutip Rabu (15/7/2026).
Jauh sebelum dikenal di dunia hukum, Firdaus Oiwobo adalah seorang musisi yang berjuang dari bawah di era 1990-an bersama Andre Taulany.
Di masa mudanya, ia mendirikan sebuah band bernama Kaca Band. "Terus pecah. Nyesal banget gue kasih nama Kaca Band, kenapa nggak kasih nama mebel band," ucapnya sembari tertawa.
Namun, bakat bernyanyinya tidak main-main. Firdaus Oiqobo bahkan pernah dinobatkan sebagai vokalis terbaik kedua se-DKI Jakarta dalam event Pasar Festival.
Koneksinya dengan dunia musik juga membawanya ke sebuah momen unik saat Andre Taulany dari grup band Stinky.
Baca Juga: Isu Rumah Rp200 Miliar, Celine Evangelista Dikabarkan Sudah Menikah, Alasan Ditutupi Mengejutkan
Baca Juga: Anisa Bahar Marah, Cek Lirik Asli Lagu “Gapapa” yang Diubah Vulgar oleh Icha Chellow dan Mala Agatha
Firdaus mengaku sempat dihubungi oleh almarhum Endang Surachman alias Ndank (gitaris Stinky) untuk mengikuti audisi vokalis baru.
Namun karena karakter suaranya cenderung ngerock, yang tidak sesuai genre Stinky, ia gagal mengisi posisi vokalis yang ditinggalkan Andre Taulany.
"Padahal saat ketemu, gue yang bayarin makan dan minum. Sampai Rp6 juta lebih," katanya.
Di luar dunia musik, Firdaus Oiwobo juga popular melontarkan pernyataan kontroversial yang menggemparkan public.
Yakni, klaimnya mengenai kepemilikan gunung yang mengandung uranium.