WARTABANJAR.COM – Sebuah insiden udara yang mengerikan terjadi di Bandara Kolwezi, Provinsi Lualaba, pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Pesawat Embraer ERJ-145LR yang membawa Menteri Tambang Republik Demokratik Kongo, Louis Watum Kabamba, tergelincir dari landasan dan terbakar sesaat setelah mendarat.

Pesawat yang dioperasikan Airjet Angola itu melaju melewati ujung runway sebelum berhenti dengan api yang menyambar bagian belakang badan pesawat. Dalam situasi genting tersebut, lebih dari 20 anggota delegasi berhasil dievakuasi dengan selamat, tanpa laporan korban jiwa.

Menurut keterangan resmi, pesawat keluar dari jalur begitu roda menyentuh landasan. Api muncul beberapa detik kemudian, namun tim darurat bandara bergerak cepat mengevakuasi seluruh penumpang. Hampir seluruh bagasi menteri dan rombongan hangus terbakar.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan oleh otoritas penerbangan Republik Demokratik Kongo.

Delegasi dipastikan tengah menuju Kolwezi untuk meninjau kondisi tambang Kalondo, lokasi tragedi fatal yang menewaskan sedikitnya 32 pekerja beberapa hari sebelumnya. Pemerintah Provinsi Lualaba telah menghentikan seluruh aktivitas penambangan di area tersebut sambil menjalankan penyelidikan penuh atas kecelakaan tambang yang memicu perhatian internasional itu.

Insiden ini semakin menambah sorotan global terhadap kondisi keselamatan transportasi dan pertambangan di wilayah Kongo.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur muhammad