Jembatan Sungai Rujai Ambruk, Pemkab HST Siapkan Perbaikan Permanen

WARTABANJAR.COM, BARABAI– Jembatan utama Sungai Rujai, Desa Muara Hungi, R.T. 1, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), sempat viral di media sosial Facebook setelah mengalami kerusakan parah dan putus pada Kamis (6/11/2025) lalu.

Setelah satu minggu berlalu, tepatnya pada Selasa (11/11/2025), jembatan tersebut telah diperbaiki sementara oleh warga.

Hal ini dibenarkan oleh Camat Batang Alai Timur, Muhammad Hardianto.

“Alhamdulillah, sudah diatasi secara gotong royong bersama warga dengan membangun jembatan darurat,” ujar Hardianto, Rabu (12/11/2025).

Hardianto menjelaskan jembatan darurat tersebut dibangun menggunakan dana desa sebesar 3 persen dari anggaran operasional pembakal.

Meski bersifat sementara, keberadaan jembatan itu cukup membantu warga untuk melewati sungai tanpa harus memutar jauh.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa penanganan jembatan utama juga sudah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten HST.

BACA JUGA: Uhm Tae Goo Ungkap Alasan Buka Akun Instagram: Permintaan Umji Gongju Indonesia

“Bapak Bupati HST sudah mengarahkan Dinas PUPR untuk segera menangani jembatan utama tersebut,” tambahnya.

Diketahui, jembatan Sungai Rujai dengan panjang sekitar 59 meter itu ambruk karena kondisi rangka besi dan tali sling yang sudah berkarat akibat usia yang cukup lama.

Kini, masyarakat berharap jembatan utama segera diperbaiki, mengingat akses tersebut menjadi jalur vital bagi warga menuju sekolah, pasar, dan lahan pertanian di seberang sungai. (wartabanjar.com/Adew)