WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan agar PT Air Minum Bersujud (Perseroda) tidak hanya berorientasi pada laba, tetapi memprioritaskan pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Tanah Bumbu, Andi Erwin Prasetya, dalam rapat kerja bersama jajaran manajemen PT Air Minum Bersujud di ruang rapat Komisi II, Rabu (5/11/2025).

Menurut Andi Erwin, perusahaan milik daerah tersebut semestinya hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, bukan sekadar mengejar keuntungan finansial.

Baca Juga Link Pembelian Tiket Laga Barito Putera vs PSS Sleman

“Kami ingin pelayanan masyarakat jadi prioritas utama. Masih banyak wilayah di Tanah Bumbu yang belum merasakan aliran air bersih secara maksimal,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Direktur PT Air Minum Bersujud, Ardiansyah, melaporkan kondisi keuangan perusahaan yang sempat merugi hingga Rp800 miliar. Namun, kerugian itu berhasil tertutupi dengan perolehan laba dari penjualan air bersih senilai Rp1,2 triliun.

Meski demikian, Komisi II menilai keuntungan tersebut harus diiringi peningkatan kualitas layanan. Andi Erwin menekankan perlunya pembangunan jaringan perpipaan baru dan penambahan unit Water Treatment Plant (WTP), terutama di wilayah yang belum terjangkau.

“Kalau kendalanya jaringan dan kapasitas WTP, maka fokus utama harus ke sana. Tapi tentu ini perlu koordinasi dengan Dinas PUPR,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Bumbu, Eryanto Rais, yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Air Minum Bersujud, menyambut positif dorongan dari DPRD.

“Kami sepakat, pelayanan harus dimaksimalkan. Saya akan sampaikan hal ini kepada Bupati Tanah Bumbu, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” ucap Eryanto.

Ia optimistis Bupati Tanah Bumbu akan mendukung langkah-langkah perbaikan yang berorientasi pada pelayanan publik.

“Bupati selalu menekankan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi yang utama,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/Haidar)

Editor Restu