WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Sektoral sekaligus meluncurkan Smart DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional), Rabu (23/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Tanjung City tersebut diikuti 110 peserta yang berasal dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai produsen data, Baperidda selaku koordinator sekretariat Satu Data Indonesia (SDI), Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data statistik, serta Diskominfo sebagai walidata.

Kepala Diskominfo Tabalong Eddy Suriyani mengatakan, Smart DTSEN merupakan inovasi daerah berbasis website yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan dan pemanfaatan data terpadu sosial ekonomi nasional.

"Website ini berperan dalam mengelola data serta mendukung integrasi sistem informasi perangkat daerah untuk melakukan verifikasi status kependudukan dan status desil penerima program," jelas Eddy.

Menurut dia, inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran berbagai program pemerintah sekaligus membuat perencanaan pembangunan daerah lebih efisien.

Eddy menambahkan, penyelenggaraan statistik sektoral juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis data.

Baca Juga Identitas 14 Jenazah Korban Kapal Virgo Berhasil Terungkap, Ini Nama dan Asal Mereka

Baca Juga Dari Balik Kaca Kamar Kapal Virgo, Tim Penyelam Lihat Banyak Jenazah Menunggu Dievakuasi

"Sementara, penyelenggaraan statistik sektoral merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis data," ujarnya.

Asisten Administrasi Umum Setda Tabalong H Erwan Mardani mengatakan, Bimtek Statistik Sektoral dapat menjadi kesempatan bagi perangkat daerah untuk menyamakan pemahaman mengenai pengelolaan data.

"Jadikan kesempatan untuk menyamakan pemahaman mengenai penyelenggaraan statistik sektoral, mulai dari pengumpulan, pengolahan hingga pemanfaatan data," katanya.

Erwan juga berharap peluncuran Smart DTSEN dapat membantu pemerintah daerah memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi masyarakat.

"Kita harus tahu siapa yang membutuhkan, di mana lokasinya, apa kebutuhannya, dan bagaimana perkembangannya. Dengan data yang baik, kita bisa bekerja lebih tepat," pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tabalong juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang berpartisipasi dalam pembinaan statistik sektoral.