WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Fenomena kendaraan roda dua mengalami brebet setelah diisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite, rupanya berdampak terhadap penjualan BBM jenis lainnya khususnya pertamax.
Misalnya saja yang terjadi di SPBU 63701002 di Jalan Lingkar Dalam, Banjarmasin pada hari ini Rabu (5/11/2025) siang sekitar pukul 12.30 Wita.
Dari pantauan di lokasi, pembeli BBM justru lebih terfokus mengantre di mesin pengisi BBM khususnya jenis pertamax. Sementara itu di mesin pengisi jenis pertalite tidak ada antrean.
Baca Juga Sepeda Motor Brebet Juga Penuhi Bengkel di Kabupaten HSS
“Memang dari pagi tadi lebih banyak yang mengisi pertama dibandingkan pertalite,” ujarnya.
Dibeberkannya jika normalnya per shif untuk jenis pertamax hanya habis terjual sekitar 1500 liter. Namun pada siang hari ini sudah lebih dari 4000 liter.
“Ini saja sudah 4400 liter,” jelasnya.
Ditambahkan juga oleh Tata bahwa fenomena melonjaknya pembelian pertamax ini, terjadi sudah kurang lebih 3 hari terakhir.
“Sekitar 3 hari terakhir sudah melonjaknya pembeli pertamax. Untuk penyebabnya kurang tahu, apakah karena adanya isu brebet kemarin,” jelasnya.
Berbeda dengan SPBU ini, SPBU 64701015 di Jalan Lingkar Dalam Selatan Banjarmasin tidak menampik adanya kenaikan pembelian pertamax.
“Ada kenaikan tapi tidak signifikan. Mungkin karena posisi SPBU di tempat kami bukan di dalam kota,” ujar pengawas SPBU, Rahman.(Wartabanjar.com/Frans)







