"Saya hadir di Desa Indrasari dalam rangka Deklarasi Desa Bersinar. Ini kolaborasi antara Gubernur, BNN, Kapolda, dan seluruh jajaran permusyawaratan desa. Perang melawan narkoba harus dilakukan bersama, karena seperti kata Presiden Prabowo, kita bukan Superman, tapi Supertim,” tegas Yandri.

Menteri Yandri menambahkan, narkoba yang sudah menyasar hingga pedesaan merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Karena itu, aparatur desa dan masyarakat harus bahu-membahu dalam upaya pencegahan dan pemberantasan.

"Kami yakin Kalsel bisa menjadi contoh nasional. Jika narkoba dapat ditanggulangi, generasi muda akan tumbuh menjadi kebanggaan kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Pusat, H. Fery Radiansyah, turut mengapresiasi semangat Pemprov Kalsel dan seluruh anggota BPD dalam mendorong program Desa Bersinar.

"BPD memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjauhi narkoba dan menjaga ketahanan sosial di tingkat desa,” tutur Fery.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap seluruh desa di Banua dapat menjadi contoh dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, serta memperkuat komitmen menuju Kalimantan Selatan Bersih Narkoba (Bersinar). (Wartabanjar.com/mr/Adpim)

Editor Restu