WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Setelah dua rumah kayu terbakar diduga akibat konsleting listrik di Pulau Ku’u Kecamatan Tanta, peristiwa yang sama juga terjadi Desa Hayup RT 11 pada Komplek perumahan perkebunan PT Astra Agro Lestari.
Api melalap rumah semi permanen tersebut juga diduga kuat akibat konsleting listrik pada Senin (20/10) pagi.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla. melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Joko Sutrisno menjelaskan bangunan semi permanen tersebut berbentuk kopel dua pintu yang salah satunya dihuni oleh Martinus Mbete (45) sedangkan di sebelahnya tidak berpenghuni.
Polsek Haruai dipimpin oleh Kapolsek IPDA Mohammad Faisal Rahman, S.H., yang berada di lokasi kejadian mengamankan TKP, mengumpulkan beberapa keterangan dari para saksi.
Menurut Saksi Misran yang saat itu sedang melintas di depan rumah korban, saksi mendengar bunyi berapa kali ledakan di dalam rumah korban dan asap putih keluar dari atas rumah.
Kemudian saksi Misran bersama saksi amir mendobrak pintu rumah korban. Api sudah membesar dan membakar isi di dalam rumah korban.
Diketahui korban Martinus Mbete dan keluarga tidak ada di rumah atau sudah berangkat kerja sedang anaknya berada di sekolah, hingga rumah dalam keadaan kosong.
Api dapat di padamkan oleh warga sekitar dan UPBS sekitar pukul 08.00 WITA.
”Peristiwa kebakaran ini diperkirakan akibat Konselting Listrik yang mana menurut keterangan karyawan di perumahan tersebut sering terjadi naik turun voltase listrik,” terqng Joko.







