Kemenhub bersama dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan akan segera menyusun mekanisme pelaksanaan insentif ini, sedangkan operator menyiapkan sosialisasi diskon lebih awal. "Hal ini masih dalam tahap pematangan dan harapan kami akan bisa segera diumumkan supaya masyarakat bisa lebih awal mengetahui rencana stimulus ini," lanjut Menhub Dudy.

Pada kesempatan ini Menhub juga menyampaikan rencana pengembangan transportasi publik di kawasan Jabodetabek, termasuk rencana pengembangan kawasan berorientasi transit (transit-oriented development / TOD) Dukuh Atas, pengembangan stasiun Tanah Abang, integrasi stasiun di kawasan Jakarta International Stadium (JIS) hingga pengembangan stasiun barang di stasiun Cipinang.

Menhub Dudy juga menyampaikan rencana reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Pandeglang, penguatan sinyal KRL Commuterline lintas Rangkasbitung serta rencana pengembangan angkutan feeder dari kawasan pemukiman yang teribtegrasi dengan simpul transportasi perkotaan. "Ada rencana bantuan dari Jepang untuk peningkatan sinyal kereta dari Jakarta ke Rangkasbitung, maka headway menjadi lebih singkat. Terkait layanan feeder, kami mengundang investor swasta sehingga dapat meringankan beban APBN," ungkap Menhub.(Wartabanjar.com/kemenhub)

Editor Restu