WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Sektor tunggal putra kembali menjadi sorotan Indonesia di Korea Open 2025. Turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 yang digelar di Suwon Gymnasium pada 23–28 September itu akan menurunkan lima wakil Merah Putih, dengan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting sebagai ujung tombak utama.
Jonatan atau yang akrab disapa Jojo tengah dalam performa konsisten tahun ini. Meski sempat tersendat di beberapa turnamen besar, Jojo berhasil bangkit dan menorehkan hasil positif di sejumlah laga penting. Pengalaman dan ketenangannya di lapangan membuatnya tetap diperhitungkan menghadapi lawan-lawan tangguh.
Sementara itu, Anthony Ginting masih berusaha mencari kestabilan permainan setelah mengalami naik-turun performa sejak awal musim. Namun, Ginting tetap punya senjata khas berupa permainan cepat dan serangan tajam di depan net yang bisa menjadi kunci menghadapi para pemain Asia Timur yang mendominasi tunggal putra dunia.
Selain Jojo dan Ginting, Indonesia juga menurunkan tiga wakil muda, yakni Alwi Farhan, Moh. Zaki Ubaidillah, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Kehadiran mereka diharapkan bisa menambah variasi strategi serta pengalaman penting menghadapi pemain kelas dunia.
Persaingan di sektor tunggal putra dipastikan ketat. Sejumlah nama besar seperti Viktor Axelsen, Shi Yu Qi, dan Kodai Naraoka kemungkinan besar akan menjadi penghalang berat bagi Jojo maupun Ginting. Meski begitu, peluang tetap terbuka mengingat Indonesia punya tradisi panjang melahirkan juara tunggal putra dunia.







