WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – DPRD Kota Banjarbaru menegaskan bahwa penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD) tak boleh asal jadi. Dokumen strategis itu harus benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat posisi Banjarbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan.
Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, menekankan bahwa seluruh fraksi di dewan mendorong RJPMD lebih berpihak pada penguatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur vital, serta peningkatan kualitas kehidupan sosial dan keagamaan.
“Kami ingin RJPMD ini menyentuh kebutuhan mendasar warga, mulai dari pelayanan publik, infrastruktur, hingga aspek pembentukan karakter dan jati diri kota,” tegasnya, Jumat (12/9/2025).
Program Prioritas: Sosial, Keagamaan, hingga Fasilitas Publik
Beberapa usulan strategis yang digulirkan DPRD antara lain:
Kegiatan sosial dan keagamaan yang lebih masif, guna membentuk generasi muda berakhlak kuat.
Penyediaan sarana olahraga dan fasilitas publik memadai, sebagai penopang gaya hidup sehat sekaligus ruang interaksi masyarakat.
Gusti Rizky menegaskan, sebagai ibu kota provinsi, Banjarbaru harus memiliki perencanaan matang yang mampu membawa kota ini tampil sebagai wajah terdepan Kalimantan Selatan.
Target Disahkan 1 November 2025
DPRD menargetkan RJPMD bisa rampung dan disahkan paling lambat 1 November 2025.
“Insya Allah, dengan dukungan dan doa semua pihak, RJPMD ini bisa segera rampung tepat waktu,” pungkasnya.(wartabanjar.com/IKhsan)







