“Saya pro-Israel, Kristen evangelis, konservatif, pendukung Trump, dan seumur hidup membela Israel,” ujar Kirk saat berkunjung ke Kedubes AS di Yerusalem, 2019.

Kini, sosok vokal itu telah tiada—meninggalkan jejak kontroversi, perdebatan, sekaligus luka politik Amerika yang makin dalam.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: nur muhammad