TERNYATA Staf KBRI di Peru Tewas Ditembak ‘Sicariato’, Presiden Peru Telepon Prabowo

WARTABANJAR.COM, LIMA – Dunia diplomasi Indonesia berduka. Zetro Leonardo Purba, seorang staf KBRI Lima, Peru, tewas setelah ditembak orang tak dikenal pada Senin (1/9/2025).

Kabar ini mengejutkan publik, terlebih karena penembakan tersebut diduga dilakukan oleh sicariato, sebutan untuk pembunuh bayaran di Peru.

Presiden Peru Telepon Prabowo

Menanggapi tragedi ini, Presiden Peru Dina Boluarte langsung menelepon Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyampaikan duka cita mendalam.

BACA JUGA:TERUNGKAP! Anak 16 Tahun di Martapura Terseret Narkoba, Diselamatkan Lewat Restorative Justice

Boluarte juga berkomitmen melakukan investigasi menyeluruh demi mengungkap dalang di balik kematian Zetro.

Dugaan Aksi Pembunuh Bayaran

Dalam penyelidikan lanjutan, otoritas Peru mengungkapkan bahwa penembakan Zetro dilakukan oleh jaringan pembunuh bayaran atau sicariato, praktik kriminal yang dikenal marak di negara tersebut.

Tragedi ini menambah daftar panjang ancaman keamanan bagi staf diplomatik Indonesia di luar negeri. Pemerintah RI pun diharapkan terus memantau perkembangan investigasi untuk memastikan keadilan bagi almarhum.

Catatan: Sicariato adalah bentuk kejahatan pembunuhan yang dilakukan untuk mendapatkan imbalan ekonomi, di mana seseorang dibayar untuk membunuh orang lain. Fenomena ini umum terjadi di banyak negara Amerika Latin dan sering kali terkait dengan kartel narkoba dan organisasi kejahatan lainnya, serta melibatkan penggunaan remaja sebagai pelaku karena alasan hukum.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)