Imbas Unjuk Rasa di Jakarta, Sejumlah Acara Ditunda, Vendor Alami Kerugian
Ukuran Huruf:
Mereka, yang biasanya mengandalkan pemasukan dari sistem kerja harian atau proyek, kini kembali mengalami ketidakpastian.
"Vendor-vendor kita, kayak yang biasa bikin panggung, sound, dekorasi, itu juga udah mulai ngeluh. Karena mereka nggak tahu ini bakal lanjut atau batal. Kurang lebih rasanya sama kayak pas awal-awal Covid. Semua mendadak stop," tuturnya lagi.
Kendati demikian, Ruddy mencoba untuk tetap optimistis, berharap kondisi di lapangan akan segera membaik, sehingga rencana acara yang tertunda bisa segera dijalankan kembali pekan depan.
Meski dari sisi material belum terjadi kerugian besar karena belum ada produksi fisik seperti panggung atau dekorasi, namun agensi tetap merasa terdampak, terutama dari sisi timeline dan pendapatan.
Tak hanya itu, karena kondisinya seperti ini yaitu tak ada pergerakan income, para pekerja lepas juga belum ada pekerjaan karena acaranya belum jalan.
Tak hanya di Jakarta, sejumlah event di luar daerah juga ikut tertunda, misalnya di Medan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Anggia Batubara, menjelaskan bahwa salah satu kegiatan yang ditunda adalah Car Free Night.
Penyesuaian jadwal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan dan memastikan situasi tetap kondusif.
"Untuk kegiatan-kegiatan event yang berpotensi bersinggungan dengan lokasi aksi, sementara kami tunda, misalnya Car Free Night," kata Odi Anggia Batubara, Senin (1/9/2025) lalu.
Langkah antisipasi dilakukan pihaknya dengan menyesuaikan agenda kegiatan pariwisata agar tidak bersamaan dengan jalannya aksi massa.
Menurutnya, hal ini sebagai bentuk penghormatan dan upaya menjaga kenyamanan semua pihak.
"Secara keseluruhan belum ada pengaruh besar terhadap kunjungan wisata," paparnya.
Meski ada penundaan kegiatan, Odi menegaskan tidak ada dampak signifikan terhadap jumlah kunjungan wisata ke Medan.