WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Persaingan menuju takhta No. 1 dunia ATP kembali menjadi sorotan utama di ajang US Open 2025. Dua bintang muda tenis, Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner, sama-sama masih bertahan di turnamen lapangan keras terbesar di New York itu.
Alcaraz, yang kini menempati peringkat 2 dunia, baru saja menyingkirkan Jiri Lehecka di perempat final dengan kemenangan straight set. Sementara Sinner, juara bertahan US Open sekaligus peringkat 1 dunia saat ini, masih akan menghadapi kompatriotnya Lorenzo Musetti di babak delapan besar.
Jika Alcaraz berhasil melangkah lebih jauh dari Sinner—atau setidaknya menyamai hasil rivalnya itu maka posisi No. 1 dunia berpeluang kembali direbut oleh petenis asal Spanyol berusia 22 tahun tersebut.
“Posisi No. 1 memang ada di pikiran saya, tapi saya mencoba untuk tidak menjadikannya beban,” ujar Alcaraz. “Fokus saya adalah menikmati pertandingan dan mengejar tujuan besar di lapangan.”
Sejak 2022, perebutan posisi puncak ranking ATP sudah menjadi cerita utama antara Alcaraz dan Sinner. Catatan head-to-head mereka menunjukkan keunggulan tipis Alcaraz, 9-5. Namun Sinner memiliki catatan lebih konsisten di beberapa turnamen besar sejak 2023.
Rivalitas keduanya disebut-sebut sebagai era baru tenis dunia, menggantikan dominasi trio Novak Djokovic, Rafael Nadal, dan Roger Federer. Jika keduanya kembali bertemu di final US Open 2025, publik bakal disuguhi duel klimaks yang disebut-sebut sebagai “El Clasico Tenis Modern”. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







