Airlangga Hartarto Sebut Ada 8 Nyawa Melayang Akibat Bentrok dari Jakarta, Makassar hingga Solo!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Situasi sosial-politik Indonesia kembali berduka. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban kerusuhan yang terjadi sejak Kamis (28/8/2025) hingga akhir pekan lalu.
“Terkhusus kami ucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk keluarga almarhum kepada delapan korban,” ujar Airlangga di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9).
8 Korban Jiwa Akibat Aksi Ricuh
Berdasarkan laporan resmi, delapan orang dilaporkan meninggal dunia dalam rentetan aksi unjuk rasa dan bentrokan yang meluas di berbagai daerah. Puluhan orang lainnya mengalami luka serius maupun ringan.
BACA JUGA:PERNYATAAN SRI MULYANI Usai Rumah Dijarah Banjir Kritik Netizen: “Sadar Nggak Bikin Rakyat Susah?”
[caption id="attachment_344578" align="aligncenter" width="700"]
8 Korban Jiwa Akibat Aksi Ricuh dari Makassar hingga Solo.(Wartabanjar.com/istimewa)[/caption]
Beberapa korban diketahui meninggal sebagai peserta aksi, sementara yang lain tewas akibat dampak kericuhan.
Rangkaian Tragedi di Berbagai Daerah
Jakarta: Pengemudi ojek online Affan Kurniawan meninggal setelah terlindas kendaraan taktis (rantis). Insiden ini memicu gelombang demonstrasi lanjutan di berbagai kota.
Makassar: Kantor DPRD Makassar dibakar massa, menyebabkan tiga pegawai (Sarinawati, Saiful Akbar, dan M. Akbar Basr) tewas terjebak api. Anggota Satpol PP Budi Haryadi juga menjadi korban jiwa. Selain itu, driver Grab Rusmadiansyah meninggal setelah dikeroyok massa karena dituding sebagai intel. Total lima korban jiwa tercatat di Makassar.
Yogyakarta: Mahasiswa Amikom, Rheza Sendy Pratama, ditemukan meninggal penuh luka memar dan bekas pijakan sepatu di tubuhnya usai mengikuti aksi pada Minggu (31/8).
Solo: Seorang tukang becak bernama Sumari meninggal dunia usai diduga terkena tembakan gas air mata.
Airlangga: Mari Jaga Kondusivitas Bangsa
Airlangga menegaskan, tragedi ini harus menjadi pelajaran penting agar semua pihak menjaga kedamaian dan tidak terjebak dalam provokasi yang memicu anarki.
“Semoga bangsa ini segera kembali damai, dan keluarga korban diberi kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/katadatacoid/berbagai sumber)
editor: nur muhammad
8 Korban Jiwa Akibat Aksi Ricuh dari Makassar hingga Solo.(Wartabanjar.com/istimewa)[/caption]
Beberapa korban diketahui meninggal sebagai peserta aksi, sementara yang lain tewas akibat dampak kericuhan.
Rangkaian Tragedi di Berbagai Daerah
Jakarta: Pengemudi ojek online Affan Kurniawan meninggal setelah terlindas kendaraan taktis (rantis). Insiden ini memicu gelombang demonstrasi lanjutan di berbagai kota.
Makassar: Kantor DPRD Makassar dibakar massa, menyebabkan tiga pegawai (Sarinawati, Saiful Akbar, dan M. Akbar Basr) tewas terjebak api. Anggota Satpol PP Budi Haryadi juga menjadi korban jiwa. Selain itu, driver Grab Rusmadiansyah meninggal setelah dikeroyok massa karena dituding sebagai intel. Total lima korban jiwa tercatat di Makassar.
Yogyakarta: Mahasiswa Amikom, Rheza Sendy Pratama, ditemukan meninggal penuh luka memar dan bekas pijakan sepatu di tubuhnya usai mengikuti aksi pada Minggu (31/8).
Solo: Seorang tukang becak bernama Sumari meninggal dunia usai diduga terkena tembakan gas air mata.
Airlangga: Mari Jaga Kondusivitas Bangsa
Airlangga menegaskan, tragedi ini harus menjadi pelajaran penting agar semua pihak menjaga kedamaian dan tidak terjebak dalam provokasi yang memicu anarki.
“Semoga bangsa ini segera kembali damai, dan keluarga korban diberi kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/katadatacoid/berbagai sumber)
editor: nur muhammad